Saturday, July 18, 2015

Pelaku Forex


pelaku forex
Dulu hingga akhir tahun 90-an, yang melakukan bisnis forex adalah kaum jetset atau orang kaya raya yang disebut dengan "big boys", lembaga-lembaga keuangan besar seperti bank sentral, bank-bank swasta maupun pemerintah, serta perusahaan-perusahaan komersial besar seperti Apple atau Toyota. Orang yang melakukan jual beli forex disebut dengan trader.

Namun setelah berkembangnya internet di seluruh dunia pada akhir 90-an, pasar forex akhirnya dapat diterjuni oleh hampir semua individu, dari pengusaha hingga ibu rumah tangga, tua maupun muda. Forex juga diperdagangkan secara retail kepada individu melalui broker.

Nah, berikut adalah garis besar pelaku pasar mayor:

1. Bank Super

Karena forex spot market bersifat desentraslisasi, pihak yang berhak menentukan tingkat suku bunga di dunia adalah bank-bank terbesar. Dengan menggunakan permintaan dan suplai dari mata uang, merekalah yang umumnya menentukan spread bid atau ask yang kita cintai (atau benci setengah mati...).

Bank-bank ini secara kolektif dikenal sebagai interbank. Misalnya saja UBS, Barclays Capital, Deutsche Bank, dan Citigroup. Bisa dikatakan, pasar interbank adalah pasar forex itu sendiri.

2. Perusahaan Komersial Besar

Perusahaan mengambil peran aktif dalam pasar forex dengan tujuan untuk berbisnis. Misalnya saja Apple, yang harus menukar Dolar AS menjadi Yen Jepang ketika membeli perangkat elektronik dari Jepang untuk produk mereka. Satu lagi perusahaan yang memengaruhi pergerakan mata uang, yaitu perusahaan merger dan akuisisi (M&A) yang berada di antara dua perusahaan besar, atau lebih.

3. Pemerintah dan Bank Sentral

Pemerintah dan bank sentral (misalnya saja seperti European Central Bank, Bank of England, Bank of Japan, dan Federal Reserve) sering terlibat langsung di dalam pasar Forex. Keterlibatan mereka sama seperti perusahaan komersil yang melakukan pembayaran perdagangan internasional dan menangani pertukaran mata uang.

Sementara itu, bank sentral memiliki peran dalam menentukan pasar forex, terutama ketika mereka menyesuaikan tingkat suku bunga untuk mengontrol inflasi. Tindakan sebuah bank sentral, yang mengubah suku bunga, akan memengaruhi nilai mata uang negara. Ada kalanya, bank turun tangan, baik secara langsung maupun lewat pernyataan, guna mengubah tingkat suku bunganya.

4. Spekulator

Tujuan spekulator, yang juga bisa digolongkan sebagai trader secara umum, menekuni trading forex tentu saja untuk memenangkan transaksi. Dengan jumlah nyaris 90% dari keseluruhan volume trading, spekulator terjun ke dalam dunia forex dengan berbagai bentuk.

Tidak, di sini kita tidak akan menemui berbagai wujud manusia seperti dalam film Lord of the Ring, tetapi berbagai wujud kantung. Terkadang spekulator terjun ke pasar Forex dengan kantung penuh uang, terkadang cukup sejumput saja, namun persamaan dari semua spekulator ini adalah mereka datang untuk meraup keuntungan besar. Dan bisa jadi kita akan menjadi salah satu spekulator.

Yah...awalnya kita mungkin tergolong sebagai spekulator dengan sejumput modal. Tapi lama-kelamaan dengan modal ketekunan dan ketelitian, kita akan menjadi salah satu spekulator dengan kantong tebal.

No comments:

Post a Comment

The Automated Icon
:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))
Grab this Emoticon from Vektanova.com