Tuesday, July 21, 2015

Cara Mengenali Broker Jujur Atau Tipuan

Pada sub bab sebelumnya, kita sudah mengupas apa itu broker. Bagaimana? Sudah cukup paham bukan? Nah, di sub-bab ini, kita akan belajar cara mengenali broker abal-abal dengan broker jujur. Tujuannya tentu saja agar uang yang kita maksudkan untuk menjadi modal trading forex benar-benar "dicemplungkan" ke market, bukan dibawa lari demi keuntungan Si Broker penipu itu sendiri. Sebelum memilih broker ingatlah 5T:

  1. Teregulasi

    Seperti bank, broker-broker yang beroperasi juga harus ada yang mengatur agar tidak ada pihak yang dirugikan. Jika yang mengatur bank-bank adalah bank sentral, broker forex pun juga mempunyai "broker sentral" atau yang disebut dengan regulator. Kalau di Indonesia, regulator atau pengawas ini bernama Bappebti. Dan berikut adalah daftar badan regulator dunia:
    • Amerika Serikat: NFA dan CFTC
    • Inggris: FSA
    • Australia: ASIC
    • Swiss: SFBC
    • Jerman: BaFIN
    • Perancis: AMF
    Broker yang jujur akan selalu dengan bangga menyatakan bahwa mereka telah teregulasi dengan badan pengawas perdagangan valuta asing, karena menjadi anggota badan regulator tersebut itu juga tidak mudah. Banyak sekali persyaratan yang harus dipenuhi oleh sebuah broker untuk menjadi broker yang benar-benar diakui. Jadi, sebelum menyetorkan uang, hendaknya kita pastikan dulu apakah broker pilihan kita menjadi member salah satu badan regulasi di atas.
  2. Terlalu Manis

    Jangan mudah percaya dengan broker yang beriklan bahwa dengan bertrading pada mereka maka kita tidak akan pernah rugi. Jika ada broker yang menyatakan demikian maka broker tersebut adalah SCAM! Bisnis apapun, tidak ada yang bisa berkelit dari kerugian secara total. Dalam berbisnis, yang ada adalah meminimalkan kerugian, bukan menghilangkannya. Untuk itu, apabila mengetahui tawaran-tawaran yang terlalu manis seperti keuntungan 1000 persen, spread yang sangat-sangat murah, atau hal-hal lain yang manis namun tak masuk akal, sebaiknya pikirkanlah lagi.
  3. Trading Platform

    Online forex trading berarti segala macam aktivitas trading akan dijalankan melalui platform broker tersebut. Trading platform broker pilihan kita nantinya harus stabil dan mudah dipahami user. Pahamilah betul-betul apa saja yang ditawarkan pada trading platform tersebut. Pemahaman platform sangat penting agar kita tidak melewatkan satu informasipun berkaitan dengan trading dan uang kita.
  4. Tentang Deposit, Penarikan, Dan Eksekusi

    Sebelum memilih broker, pastikan bahwa deposit, penarikan (withdrawal) dan eksekusi order kita teraplikasi dengan benar. Apabila kita mendapat untung, pastikan dahulu bagaimana alur penarikannya nanti. Pastikan juga, apabila ada ketidaksesuaian apakah uang yang kita depositkan bisa kembali atau tidak atau segala hal yang berhubungan dengan deposit, penarikan, dan eksekusi harus jelas alurnya.
  5. Terdapat Customer Service Aktif

    Ini juga penting. Pastikan bahwa broker pilihan kita mempunyai alamat kantor yang jelas atau setidaknya memiliki nomor telfon atau email aktif yang dapat dihubungi sewaktu-waktu terkait dengan trading kita.

broker dolar

Nah, setelah tahu bagaimana dan seperti apa broker abal-abal dan jujur, sekarang saatnya kita belajar jenis - jenis analisis. Ada Tiga Analisis Dominan yang paling umum digunakan oleh para trader. 

1 comment:

  1. Memilih broker tidak bisa sembarangan karena saat ini banyak broker yang scam,maka dari itu kita perlu untuk menemukan broker yang membuat kita nyaman untuk trading, oleh karena itu ketika kita mendapatkan broker yang nyaman maka kita perlu untuk trading dengan maksimal. kalau saat ini saya sudah nyaman trading di octafx

    ReplyDelete